Kami Bukan Pengemis Tapi Pejuang Kemanusiaan.

|


Palangka Raya (12/07/13) – Pergerakan Pemuda dan Mahasiswa  Kota Cantik Palangka Raya yang tergabung dari berbagai organisasi (DPD KNPI Kota Palangka Raya, GMNI Cabang Palangka Raya, KAMMI Cabang Palangka Raya, BEM UNPAR, BEM FKIP UNPAR, dan SLANKER Comunity Palangka Raya) hari ini adalah hari terakhir aksi penggalangan dana untuk korban gempa yang melanda masyarakat Aceh.
Aksi yang selama 3 hari itu telah mengumpulkan sejumlah uang kurang lebih Rp 12.000.000,- yang nantinya akan disumbangkan langsung ke masyarakat Aceh. Kegiatan ini merupakan aksi solidaritas dari para mahasiswa dan pemuda di Kota Palangka Raya sembari mengisi waktu libur dan berpuasa Ramadhan.
Aksi yang berpusat di Bundaran Kecil Kota Palangka Raya ini telah berhasil menarik simpati dan kerendahan hati para masyarakat, terbukti dari jumlah uang yang berhasil dikumpulkan dan tanggapan positif dari masyarakat, walaupun sebagian menganggap hal yang dilakukan oleh para pejuang kemanusiaan itu hal yang sia-sia. Namun hal demikian tidak menyurutkan semangat dari para pemuda dan mahasiswa tersebut.
Kami Bukan Pengemis tapi Pejuang Kemanusiaan. 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jumat, 12 Juli 2013

Kami Bukan Pengemis Tapi Pejuang Kemanusiaan.



Palangka Raya (12/07/13) – Pergerakan Pemuda dan Mahasiswa  Kota Cantik Palangka Raya yang tergabung dari berbagai organisasi (DPD KNPI Kota Palangka Raya, GMNI Cabang Palangka Raya, KAMMI Cabang Palangka Raya, BEM UNPAR, BEM FKIP UNPAR, dan SLANKER Comunity Palangka Raya) hari ini adalah hari terakhir aksi penggalangan dana untuk korban gempa yang melanda masyarakat Aceh.
Aksi yang selama 3 hari itu telah mengumpulkan sejumlah uang kurang lebih Rp 12.000.000,- yang nantinya akan disumbangkan langsung ke masyarakat Aceh. Kegiatan ini merupakan aksi solidaritas dari para mahasiswa dan pemuda di Kota Palangka Raya sembari mengisi waktu libur dan berpuasa Ramadhan.
Aksi yang berpusat di Bundaran Kecil Kota Palangka Raya ini telah berhasil menarik simpati dan kerendahan hati para masyarakat, terbukti dari jumlah uang yang berhasil dikumpulkan dan tanggapan positif dari masyarakat, walaupun sebagian menganggap hal yang dilakukan oleh para pejuang kemanusiaan itu hal yang sia-sia. Namun hal demikian tidak menyurutkan semangat dari para pemuda dan mahasiswa tersebut.
Kami Bukan Pengemis tapi Pejuang Kemanusiaan. 


0 komentar

Poskan Komentar

Top